Sejak 3 tahun lalu saya sudah mengkonsumsi Liqua Health
dan Liqua Spirulina karena mengalami penyakit maag dan alergi.
Setahun lalu waktu saya mengalami perasaan lemas, mual-mual
dan demam naik turun selama seminggu, saya tetap konsumsi
Liqua Health dan Liqua Spirulina 1 sachet per hari. Kemudian
saya di opname ke salah satu rumah sakit terkenal di Medan
dan hasil diagnosa saya mengalami penyakit demam berdarah
dengan Hb turun menjadi 12,9 (Hb normal saya = 16), trombosit
rendah dan dokter minta disediakan 4 orang untuk transfusi
darah.
Kemudian saya konsumsi sebanyak 5 sachet Liqua Spirulina
di campur dengan juice jambu biji. Keesokan harinya jumlah
Hb dan trombosit saya naik secara drastis, sehingga tidak
perlu transfusi darah lagi. Hari berikutnya dokter mengizinkan
saya pulang. Setelah sembuh saya tetap konsumsi 1 sachet
per hari untuk menjaga kesehatan.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Sucipto Louis
dan Bapak Gunardy yang telah mengenalkan Liqua Health dan
Liqua Spirulina. Kepada PT. SUPAMAS yang telah memasarkan
Liqua Health dan Liqua Spirulina ke seluruh Indonesia.
| Nama |
: |
Hernidawaty Sihotang |
| Umur |
: |
25 tahun |
| Alamat |
: |
Medan - Sumatera Utara |
| Penyakit |
: |
TBC |
Hasil diagnosa dokter pada bulan April 2003 menyatakan saya
mengalami penyakit TBC dan paru-paru kotor. Saya disarankan
menjalani pengobatan secara intensif sebanyak 3 kali seminggu.
Setelah menjalaninya selama beberapa bulan, kesembuhan penyakit
saya tidak memuaskan.
Kemudian orang tua saya (Bapak Aller Sihotang) yang sudah
anggota di SUPAMAS menjelaskan bahwa Liqua Health dan Liqua
Spirulina dapat membantu penyembuhan penyakit saya. Awal
September 2003, saya mengkonsumsi LH sebanyak 1 sachet per
hari. Sehari setelah mengkonsumsi, saya mengalami ngantuk,
mual-mual dan bagian paru-paru kembali sakit yang berlangsung
selama 1 minggu. Setelah beberapa lama, kesehatan saya semakin
baik dan dokter yang memeriksa sangat kagum dengan cepatnya
proses penyembuhannya. Sekarang kondisi saya sudah sehat.
Atas kesembuhan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada
orang tua saya Bapak Aller Sihotang yang telah mengenalkan
produk ini, Bapak Hakim Santoso dan rekan-rekan lainnya
di PT. SUPAMAS yang sudah banyak memberikan dukungan.
| Nama |
: |
Sofyan A.R |
| Umur |
: |
48 tahun |
| Alamat |
: |
Kabanjahe - Sumatera
Utara |
| Penyakit |
: |
Luka Bakar (Kesetrum
Listrik) |
Pada awal bulan Maret 2004 sekitar jam 11.00 WIB, saya sebagai
seorang pegawai PLN di Kabanjahe (Sumut) sedang bekerja
memperbaiki meteran listrik seorang pelanggan PLN. Saat
bekera, terjadi percikan api di bawah meteran tersebut yang
mengenai kedua belah telapak tangan dan mengakibatkan tangan
saya mengalami luka bakar (tangan berwarna putih dan kering).
Setelah kejadian itu saya pulang ke rumah yang hanya berjarak
100 meter. Lalu LH (sedang dikonsumsi istri saya) tanpa
ada campuran saya oleskan kebagian tangan yang terluka.
Tangan terasa panas dan saya kembali bekerja ke kantor.
Pada jam 14.00 WIB saya pulang ke rumah dan mengoleskan
kembali LH, tangan saya sudah tidak lagi terasa panas. Sore
harinya tangan saya terkena air hujan namun tidak terjadi
pembengkakan. Tiga hari setelah itu tangan saya membaik
dan mengalami tukar kulit. Sekarang tangan saya sudah kembali
normal.
Saya bersyukur kepada Tuhan karena dikenalkan dengan LH
dan LS. Terima kasih kepada Bapak Ir. Bunari dan Dr. Sukirman,
MHA yang telah mengenalkan produk ini dan kepada PT. SUPAMAS
yang memasarkannya ke seluruh Indonesia.
| Nama |
: |
Sumirah Lestari |
| Umur |
: |
41 tahun |
| Alamat |
: |
Duri - Riau |
| Penyakit |
: |
Diabetes dan TB. Paru |
Sejak tahun 1997, saya menderita penyakit diabetes mellitus
dan TB. Paru sampai batuk berdarah. Penyakit ini membuat
saya tidak bisa melakukan kegiatan apa pun. Saya telah berobat
ke dokter spesialis penyakit dalam dan pengobatan alternatif
(obat kampung), tetapi hasilnya tidak memuaskan.
Dalam suatu pertemuan dengan Ibu Maria dan Bapak Tosri Hendra
di bulan April 2004, saya diperkenalkan dengan LH dan LS.
Saya merasa tertarik dan mulai mengkonsumsi sebanyak 2 sachet
(1 LH dan 1 LS) setiap hari. Waktu pertama kali konsumsi
timbul bintik-bintik merah dan bisul di badan serta diare,
yang berlangsung selama 1 minggu. Setelah itu kesehatan
saya semakin baik dan badan semakin fit, serta lebih percaya
diri. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan YME yang telah
memberikan kesembuhan melalui LH dan LS, sehingga kesehatan
saya pulih kembali.
Terima kasih kepada Ibu Maria dan Bapak Tosri Hendra yang
telah mengenalkan LH dan LS serta kepada PT. SUPAMAS yang
telah memasarkan produk ini ke seluruh Indonesia.