-
POTASSIUM
(15.400mg/kg)
Mengatur keseimbangan elektrolit tubuh. Kekurangan
dapat menyebabkan henti jantung, hipertensi, menurunnya
fungsi adrenal dan otot kehilangan fungsi kontraksi.
-
CALCIUM
(1.315 mg/kg)
Mineral terbanyak di tubuh khususnya penting untuk kesehatan
tulang dan gigi. Terlibat dalam proses transmisi syaraf
ke otot. Penting dalam proses pembekuan darah.
-
ZINC
(39 mg/kg)
Memegang peranan penting dalam lebih 30 reaksi enzimatik.
Menjaga kesehatan mental, tonus otot dan fungsi kelenjar
prostat. Penting dalam proses penyembuhan luka. Meningkatkan
sistem imun.
-
MAGNESIUM
(1.915 mg/kg)
Kekurangan dapat menyebabkan kekejangan otot, termasuk
gangguan irama jantung. Membantu proses assimilasi vitamin
C, B kompleks dan protein.
-
MANGANESE
(25 mg/kg)
Mengaktifkan sistem enzim bersama dengan zinc. Meningkatkan
aktifitas neurotransmitter acetylcholin. Membantu menstabilkan
kadar gula darah.
-
SELENIUM
(0,40 ppm)
Memperlambat proses penuaan. Menghambat oksidasi bahan-bahan
berbahaya. Menghambat pembentukan radikal bebas (antioksidan).
Mengurangi efek toksik dari carcinogens. Memperbaiki
efisiensi jantung.
-
IRON
(580 mg/kg)
Meningkatkan pembentukan haemoglobin yaitu bagian dari
eritrosit yang berfungsi untuk mengangkut oksigen. Kekurangan
banyak terjadi pada wanita dan ibu hamil.
-
PHOSPHORUS
(8.942 mg/kg)
Mineral ke-2 terbanyak di dalam tubuh manusia dan ditemukan
hampir pada semua sel. Bersama calcium menjaga densitas
tulang. Membantu proses metabolisme karbohidrat, vitamin
B2 dan vitamin B3.
-
CHROMIUM
(**)
Dikenal sebagai "Glucose tolerance factor"
(GTF). Menormalisir kadar gula darah dengan
menurunkan "insulin resistance".
Membantu menormalisir berat badan dan kadar kolesterol.
Meningkatkan asupan tryptophane dan sintesa serotonin,
sehingga memiliki efek anti stress. Menjaga kesehatan
jantung dan energi yang tinggi.
-
COPPER
(**)
Membantu pembentukan tulang, haemoglobin dan eritrosit.
Membentuk elastin dengan zinc dan vitamin C. Penting
untuk proses penyembuhan, menghasilkan energi. Memberi
warna rambut dan kulit dan kepekaan indra perasa. Diperlukan
juga untuk kesehatan syaraf. Penting untuk pembentukan
kolagen. Kekurangan menyebabkan osteoporosis.
-
IODINE
(**)
Membantu metabolisme lemak yang berlebih. Penting untuk
perkembangan fisik dan mental yang sehat. Mencegah penyakit
gondok dan menjaga kelenjar tiroid. Kekurangannya meningkatkan
resiko kanker payudara.
-
GERMANIUM
(**)
Meningkatkan sistem imun. Menormalisir tekanan darah.
Mencegah keroposnya tulang (anti osteoporosis). Memiliki
aktifitas anti tumor dengan meningkatkan aktifitas macrophage.
Menghambat efek metastasis dengan meningkatkan interferon.
-
MOLYBDENUM
(**)
Penting untuk metabolisme nitrogen.
Menjaga fungsi sel tetap normal. Kekurangan menyebabkan
kanker mulut dan gusi, juga impotensi pada pria.
-
BORON
(**)
Penting dalam membantu absorbsi calcium dan kesehatan
tulang. Mencegah osteoporosis post menopause pada wanita.Bermanfaat
pada pengobatan arthritis. Membangun otot-otot.
-
VANADIUM
(**)
Diperlukan untuk metabolisme selular dan pembentukan
tulang dan gigi. Berperan dalam pertumbuhan dan reproduksi.
Menghambat sintesa kolesterol. Kekurangannya dihubungkan
dengan penyakit jantung dan ginjal, kemampuan reproduksi
yang terganggu dan meningkatkan kematian bayi.